Jumat, 16 Maret 2012

Menunggu


Yah.. menunggu, sesuatu yang kebanyakan orang merasakan hal yang membosankan. Bahkan saya pun saat ini sedang dalam "proses" menunggu sesuatu yang entah kapan akan berakhir..^^.Ketika menunggu, seakan kita tidak melakukan apapun, bahkan beranggapan tidak banyak yang bisa dilakukan saat itu. Ini disebabkan beberapa keterbatasan. Pertama, tidak terbiasa melakukan pekerjaaan yang membutuhkan konsentrasi. Jika menunggu tentunya perlu sesekali menengok atau mencari yang kita tunggu. Jika terlalu asyik dengan pekerjaan sampingan bisa-bisa tujuan utama yakni menunggu terlupakan.

Kedua, fasilitas dan tempat menunggu. Artinya kita hanya mungkin melakukan kegiatan sebatas fasilitas dan tempat dimana kita berada saat menunggu. Jadi, kita perlu memastikan agar apapun yang dikerjakan tetap memungkinkan kita untuk mencapai tujuan utamanya.

Dengan segala keterbatasan ini adakah yang bisa dilakukan? Jawabannya tentu ada. Paling tidak bisa berpikir, berdzikir, membaca, membuat rencana, mengembangkan ide, atau melakukan refleksi diri. Mengapa berpikir? Semua pekerjaan memerlukan pemikiran, dan semakin sering memikirkan apa yang akan dikerjakan, semakin matanglah rencana itu. Pekerjaan menganalisa, membuat rencana akan semakin mempertajam kemampuan nalar.

Jadi berpikir secara mendalam memang sesuatu yang perlu untuk dilakukan setiap saat dimana saja. Apalagi bila kita dapat menuangkan hasil pemikiran kita itu dalam format catatan, maka hal ini sudah merupakan pemanfaatan waktu yang sangat positif.

Sedang berdzikir adalah kebiasaan orang-orang yang taqarub ilallah. Paling tidak ada berapa manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan dzikir ini. Pertama, semakin tenteramnya nuansa ruhiyah (psikology air) sebagaimana janji Allah. Ala bidzikrillahi tathma’inul qulub (sesungguhnya hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenang). Kedua, meningkatnya daya konsentrasi akibat terfokus pada sesuatu yakni Allah SWT. Ketiga, dampak berdzikir bukan sekedar saat dilakukan, tapi juga punya jangan panjang yang luar biasa (yakni pahala serta keridhaan-Nya).

Inilah mini time management dimana waktu-waktu singkat termanfaatkan secara optimal. Tanpa disadari Anda telah melakukan (pooling) atau penggabungan beberapa kegiatan tanpa membuang waktu dan terganggunya pekerjaan lain. Oleh karena itu "pekerjaan" menunggu tidak akan sia-sia jika kita dapat memanfaatkannya dengan hal-hal yang positif dan akan lebih baik jika bernilai ibadah di sisi Alloh SWT.

Wallohu'alam.

9 komentar:

Aisyah Al Farisi mengatakan...

setiap hari kita juga menunggu.
menunggu malaikat maut menemui kita. -,-

Fitrianto mengatakan...

Ya..benar sekali..semoga kita termasuk org2 yg khusnul khotimah..amiin

Rizal mengatakan...

Thanks infonya, postingan kamu boleh juga,,,,
visit my blog http://punya-rizal.blogspot.com

Irham Sya'roni mengatakan...

Yups, benar sekali Mas, "pekerjaan" menunggu tidak akan sia-sia jika kita dapat memanfaatkannya dengan hal-hal yang positif dan akan lebih baik jika bernilai ibadah. Postingan yg sangat bermanfaat... Lapor, sudah saya masukkan dalam daftar Sahabat Blogger saya Mas.

Fitrianto mengatakan...

Oke..Syukron Jiddan mas..semoga selalu terjalin ukhuwahnya..^^

Muro'i El-Barezy mengatakan...

menunggu dengan diisi sesuatu yang bermanfaat tidak akan sia sia..

salam kenal akhi, sekalian support blognya #26.

Fitrianto mengatakan...

Yoi..salam kenal juga..syukron sdh follow balik ke blog saya..^^

Rishinsa mengatakan...

menunggu yang bermanfaat.. Sugoi... nice share...
^.^

Fitrianto mengatakan...

@ Rishinsa: Yup..benar sekali..jadikan kegiatan menunggu kita yang bermanfaat. Terimaksih sdh berkunjung..^^

Posting Komentar