Sabtu, 09 Juni 2012

Belajar Qona'ah

Pengertian Qona'ah

Qona'ah : merasa ridha dan cukup dengan pemberian rezeki yang Alloh SWT berikan.
Sifat qona'ah adalah salah satu ciri sifat yang menunjukkan kesempurnaan iman, karena sifat ini menunjukkan keridhaan orang yang memilikinya terhadap segala ketentuan dan takdir Alloh SWT, termasuk dalam hal pembagian rezeki.

Dalam sebuah hadits disebutkan: Dari Abdullah bin 'Amr bin al 'Ash, bahwa Rosululloh SAW bersabda:
"Sungguh sangat beruntung orang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rezeki yang secukupnya dan Alloh menganugerahkan kepadanya sifat qona'ah (merasa cukup dan puas) dengan rezeki yang Alloh berikan kepadanya." (HR. Muslim no.1054)

Merasa puas terhadap apa yang didapatkan akan menjadikan hati menjadi qona'ah. Dan orang -orang yang memiliki sifat qona'ah akan mudah untuk bersyukur terhadap segala pemberian dari Alloh SWT.

Dalam sebuah hadits lain juga disebutkan bahwa Rosululloh SAW bersabda:
"Kekayaan (yang haqiqi) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang haqiqi) adalah kekayaan jiwa." (HR. Bukhari & Muslim).

Sebenarnya orang faqir yang sesungguhnya adalah orang yang tidak pernah mempunyai sifat qona'ah dalam hatinya, karena mereka merasa kekurangan terus menerus dalam dirinya. Tetapi lain halnya dengan orang yang kaya sebenarnya, ia selalu merasa puas terhadap apa yang didapatnya. Sehingga akan selalu bersyukur. Nah...bagaimana denga kita..termasuk orang faqir atau kayakah diri kita ini?? Hanya Alloh dan diri kita sendirilah yang tahu..

Sifat qona'ah memanglah tidak semudah apa yang kita bayangkan. Setan akan selalu menggoda manusia agar selalu merasa tidak puas dan cukup akan pemberian rezeki dari Alloh SWT. Oleh karena itu maka mulai dari sekarang mari kita sama-sama belajar untuk menjadi insan yang qona'ah. Dengan sikap sabar dan selalu bersyukur mudah -mudahan akan menumbuhkan sikap qona'ah dalam diri kita.

Dengan sifat qona'ah akan menumbuhkan sikap ayng selalu bersyukur, sehingga mudah baginya untuk berbagi kepada orang lain dan dapat menghilangkan sikap serakah dan tamak. Mudah-mudahan kita diberikan jalan kemudahan oleh Alloh SWT untuk dapat menjadi insan yang mempunyai sifat qona'ah. Amiin..


Refrensi:

http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/keutamaan-sifat-qonaah.html
http://www.suara-islam.com/news/nafsiyah/peningkatan-nafsiyah/1018-keajaiban-qonaah

6 komentar:

Muro'i El-Barezy mengatakan...

Qona'ah itu ringan diucapkan namun berat dilaksanakan..

jazakallah sharingnya:}

Suhendri Mr mengatakan...

Sama dengan Bersyukur ya sobat..? Kutipan yang ingin Saya ambil "Sebenarnya orang faqir yang sesungguhnya adalah orang yang tidak pernah mempunyai sifat qona'ah dalam hatinya" dan "Tetapi lain halnya dengan orang yang kaya sebenarnya, ia selalu merasa puas terhadap apa yang didapatnya. Sehingga akan selalu bersyukur". Dari 2 kutipan diatas, kaya seseorang faqir atau miskin tidak bisa selamanya dinilai dari segi materi, begitu juga orang kaya. Fakta mengatakan kaya materi tidak sedikit mereka faqir iman "sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang merugi."

affanibnu mengatakan...

islam itu indah.. :)

assalamulaikum wr wb..

I'am Sadah mengatakan...

Subhanallah.. Apa kabar Anto, dah lama gak menyapa nih.. ^^

Fitrianto mengatakan...

@ Muroi: sama2 bang..

@ Suhendri: terimakasih sdh mengunjungi blog sy.

@ affan: yup benar sekali..wa'alaykumsalam wr.wb

@ Bang Fahrie: alhamdulillah baik bang..maaf lama ga ngeblog..sepekan cm bisa sekali sj..

BlogS of Hariyanto mengatakan...

subhanallah..terimakasih sudah diingatkan

Posting Komentar