Featured Article

Selasa, 25 Desember 2012

Memaknai Kerja

 " Dialah yang menjadikan bumi ini mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rizki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan." (QS. Al-Mulk : 15) 

Bekerja merupakan hal yang penting dalam Islam. Islam menganjurkan agar kita bekerja sebagai bentuk ketaatan kita kepada Alloh SWT. Dengan bekerja akan dapat menentukan martabat seseorang  di lingkungan masyarakat.  Islam akan membukakan pintu kerja setiap orang sesuai dengan minat dan kemampuannya, tentunya dengan berusaha. Alloh SWT telah berjanji akan memberikan rezeki kepada semua makhluk-Nya. Tentunya janji dari Alloh ini harus diiringi dengan ikhtiar/berusaha menjemput rezeki-Nya.

Minggu, 09 Desember 2012

Muslimah


Oh muslimah
Allah cinta kepadamu
Rasulullah kasih kepadamu
Oh muslimah
Berbahagialah kau telah dilahirkannya dengan mulia
Subhanallah
Tuhan telah berkati wanita yang cukup ilmu
Rendah hati
Oh muslimah
busanamu menutup rapi
auratmu kau lindungi dengan indahnya
Oh muslimah
kau rajin memuji
Islam kau jadikan ikutan sejati
Oh muslimah
memandangmu menyejuk hati
menundukkan nafsu hati yang goyah
Keayuan wanita solehah indah peribadi
Tulus hatinya
Oh muslimah
Kecantikan yang sebenar
Pada tutur kata penuh berhikmah
Mempertahan kehormatan dirimu
dengan pakaian mentaati Allah
Oh muslimah
Kau masuk ke syurga
Solat lima waktu dan berpuasa
Menundukkan pandangan matamu
Mentaati suami yang tercinta
Oh muslimah
Kau rajin mengaji
Islam kau jadikan
Ikutan sejati
(Muslimah - Nazrey Johani)

Rabu, 05 Desember 2012

Senyumku adalah Syukurku

Tersenyum, betapa mudahnya hal ini dilakukan oleh setiap orang. Tersenyum dapat dilakukan oleh siapa saja, mulai dari anak -anak kecil sampai orang yang sudah lanjut usia. Tersenyum bagi sebagian orang lebih dari sekedar ungkapan senang atau bahagia. Bagi kita sebagai seorang Islam, senyum adalah sedekah yang dapat mendatangkan pahala. Seperti sabda Rosululloh SAW ; 

"Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah." (HR. Tirmidzi)

Namun demikian, kita masih sering saja menemui saudara-saudara kita atau mungkin bahkan kita sendiri yang "pelit" menampilkan senyum saat berjumpa dengan saudara atau orang lain. Banyak orang-orang di luar sana yang banyak memasang wajah cemberut dan buram, seolah-olah beban hidup mereka termat sangat berat.

About Me

Foto saya
Assalamu'alaykum.. Fitrianto seorang pemuda berasal dari Sragen, Jawa Tengah. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro tahun 2011. Saat ini tengah menempuh pendidikan Magister Ekonomi Syariah di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Jam


Diberdayakan oleh Blogger.

Bersama Dakwah

Perbankan Syariah